Jakarta (KABARIN) - Presiden Prabowo Subianto hadir dalam Konferensi Tingkat Tinggi Board of Peace perdana yang digelar di Donald J. Trump US Institute of Peace di Washington DC, Amerika Serikat, Kamis pagi waktu setempat.
Iring-iringan kendaraan yang membawa Prabowo melintas menuju lokasi sekitar pukul 08.00 waktu setempat, sementara beberapa jalan utama di sekitar area sudah ditutup sejak pukul 07.00 untuk keamanan.
Dalam KTT BoP Gaza kali ini, Prabowo hadir atas undangan Presiden AS Donald J. Trump Jr. sebagai tuan rumah sekaligus inisiator Board of Peace. Beberapa pemimpin negara lain juga ikut hadir dari Albania, Argentina, Armenia, Azerbaijan, Bahrain, Kazakhstan, Hungaria, Pakistan, Paraguay, Uzbekistan, Vietnam, dan Mesir.
Selain itu, hadir juga perwakilan dari Belarusia, Jordania, Qatar, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Turki, dan Israel.
Di forum ini, para kepala negara termasuk Prabowo mendapat kesempatan untuk berbicara. KTT dibuka langsung oleh Presiden Trump dan berlangsung di US Institute of Peace dengan didampingi Menlu Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Menlu Sugiono menjelaskan agenda KTT BoP kepada wartawan, “(Pukul) 08.40 rencana akan dimulai, dan akan disampaikan beberapa hal, dari chairman BoP, executive board-nya, tetapi yang pasti negara-negara anggota diberi kesempatan untuk berbicara,” katanya.
Acara dimulai dengan sesi foto bersama, lalu sambutan dari Presiden Trump. Selanjutnya, sejumlah tokoh penting BoP tampil memberikan paparan termasuk Menlu AS Marco Rubio, Utusan Khusus AS untuk Timur Tengah Steve Witkoff, Duta Besar AS untuk PBB Mike Waltz, Tony Blair, Ajay Banga dari Bank Dunia, Jared Kushner, dan lainnya.
Sesi intervensi memberi kesempatan para pemimpin negara berbicara. Prabowo tampil urutan keempat setelah Raja Bahrain Hamad bin Isa Al Khalifa, Presiden Kazakhstan Kassym-Jomart Tokayev, dan Presiden Uzbekistan Shavkat Mirziyoyev. Setelah Prabowo giliran Presiden Romania, Perdana Menteri Albania, Mesir, Qatar, UAE, Maroko, Turki, Kuwait, dan Arab Saudi.
Rangkaian acara ditutup dengan penetapan resolusi dan pemungutan suara sebelum ditutup kembali oleh Presiden Trump.
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026